Showing posts with label Job Application Tips. Show all posts
Showing posts with label Job Application Tips. Show all posts

13 November 2011

Standar Gaji di Indonesia

Membicarakan persoalan gaji memang tidak ada habisnya. Sangat menarik untuk dibicarakan. Sudah tahukah anda standar gaji berbagai posisi di Indonesia? Bisa dikatakan gaji pegawai di Indonesia sangatlah relatif tergantung dari banyak faktor namun yang terpenting dan sangat mempengaruhi yaitu jabatan, lokasi daerah, dan level perusahaan (nasional atau multinasional).

Menurut thread yang ada di kaskus, berikut perkiraan gaji pegawai sesuai tingkatan karir di perusahaan swasta.

Standar Gaji di Indonesia

1. Fresh Graduates - Kisaran gaji 2 – 3 juta per bulan.
Gaji ini tentunya sudah lumayan untuk anda yang baru lulus S1 dinilai dari tingkat persaingan dengan para sarjana lainnya. Artinya masih banyak lulusan sarjana yang bersedia bekerja dengan gaji di bawah 2 juta per bulan.

2. Asisten Manajer - Kisaran gaji 5 – 8 juta per bulan.
Jabatan asisten manajer sangat layak anda pegang jika sudah bekerja 3 hingga 5 tahun. Namun jika dalam kurun waktu ini jabatan anda tidak naik-naik maka silakan pertimbangkan karir anda di perusahaan saat ini. Kecuali gaji anda naik rata-rata 20 % setiap tahunnya, tentu lain lagi persoalannya.

3. Manajer / Kepala Bagian - Kisaran gaji 10 – 15 juta per bulan.
Untuk bisa mencapai posisi ini anda harus mempunyai pengalaman setidaknya 7 hingga 10 tahun. Gaji ini tentunya dibarengi dengan kenaikan tunjangan lain termasuk kendaraan pribadi.

4. General Manajer. Kisaran gaji 20 – 30 juta per bulan.
Gaji ini ditambah tunjangan plus bonus yang bisa berlipat-lipat dari gaji.

5. Kepala Divisi / Eksekutif/ Direktur / Direktur Utama - Kisaran gaji 50 – 100 juta per bulan.

6. Business Owner - Kisaran gaji tidak terbatas.
Jika anda tidak ingin selamanya hanya menjadi karyawan, sebaiknya pertimbangkan untuk membuka usaha sendiri. Anda pemilik usaha dan anda sendiri yang akan menentukan gaji anda sendiri.

02 September 2011

Lamaran Kerja Via Email

Saat ini sudah banyak perusahaan yang mengijinkan para calon karyawan untuk mengirimkan lamarannya lewat email. Hal ini tentunya menguntungkan baik bagi perusahaan maupun pelamar.

Bagi perusahaan, ini akan mengurangi jumlah surat lamaran dalam bentuk kertas yang harus mereka terima dan arsipkan. Selain itu, lebih mudah bagi perusahaan untuk mengirimkan balasan surat lamaran berbentuk email tersebut ke para pelamarnya.

Bagi calon karyawan, ini akan menolong mereka untuk mengirimkan lamaran secara cepat. Jika anda mengirimkan lamaran ke banyak perusahaan, dengan mudah anda dapat mengkopi email lamaran anda sebelumnya dan menyesuaikannya.

Isi surat lamaran di email, sama dengan isi surat lamaran biasa. Perbedaaannya hanya pada cara pengirimannya saja. Sehingga semua tips & trick menulis surat lamaran kerja tetap perlu anda ikuti.

Berikut ini tips dan trick menulis dan mengirimkan surat lamaran di email.

1. Judul Email

    Judul email anda haruslah menolong penerimanya untuk segera mengetahui maksud dari email anda. Karena itu tuliskan judul yang jelas tetapi singkat. Sebagai contoh, anda dapat menuliskannya sebagai berikut “Lamaran untuk Posisi Manajer Pemasaran”.

    Catatan : Baca dengan baik iklan lowongan kerja tersebut. Sering kali mereka meminta anda menuliskan kode tertentu di judul atau subject email anda. Terutama jika pada saat yang bersamaan mereka mempunyai beberapa lowongan pekerjaan.

2. Dimana Surat Lamaran Ditulis

    Apakah surat lamaran ditulis di badan email atau di file tersendiri. Sesuai ketentuan umum berbagai perusahaan yang bergerak di bidang recruiting baik perusahaan nasional maupun multinational. Bahwa surat lamaran (cover letter) dapat langsung ditulis pada badan email (di dalam email).

3. Bagaimana dengan Resume

    Jangan menulis resume anda di badan email. Tuliskan dalam file tersendiri dan jadikan sebagai lampiran (attach) email anda.

4. Jenis File Attach yang Dikirim

    Pada umumnya perusahaan akan menuliskan pada iklan lowongan kerjanya, jenis file yang boleh anda kirim. Walaupun umumnya meminta file MS Word, terkadang mereka mengijinkan anda untuk mengirimkan file berformat pdf atau xls atau txt. Jika tidak disebutkan, kirimkan resume anda dalam file MS Word (.doc).

5. Ukuran/Bobot (Size) Email

    Usahakan ukuran email anda termasuk lampirannya (attach) tidak melebihi 300 kb. Ukuran email ini terutama dipengaruhi oleh ukuran file yang di-attach (dilampirkan). Karena itu periksa besar file yang anda lampirkan. Jika anda diminta menyertakan foto, jangan masukkan file foto yang size-nya (bobot filenya) terlalu besar. Perkecil size-nya (bobot filenya) dengan menggunakan berbagai jenis program photo editor.

6. Dijadikan Satu dalam Bentuk ZIP

    Bentuk file zip adalah bentuk file yang dimampatkan (dipadatkan) dan saat ini sudah umum dilakukan. Bahkan banyak perusahaan yang meminta agar file-file yang dilampirkan (di attach) dijadikan satu dalam sebuah file zip. Sehingga selain size-nya (ukuran file) menjadi lebih kecil/ringan, juga jumlah file yang dikirim (di attach) menjadi hanya satu file. Ini memudahkan pihak perusahaan dalam mendokumentasikan dan menyortir file-file dari pelamar.

7. File Attach yang Terlalu Besar Akan Diabaikan

    Dapat anda bayangkan sendiri, bila anda menerima kiriman file di email yang size-nya besar, misalkan sampai lebih dari 1 MB. Tentunya anda malas untuk membukanya (men-download-nya). Demikian juga dengan perusahaan yang menerima email lamaran kerja anda. Bila file attach-nya terlalu besar, otomatis perusahaan tersebut akan malas untuk membuka/mendowload file kiriman anda. Dengan kata lain anda telah gagal hanya di masalah pengiriman email saja. Jadi ikutilah tips nomor 5 di atas.

8. Lakukan Uji Coba Pengiriman Email

    Untuk surat lamaran yang dikirim lewat email, selain melakukan proof read, anda juga perlu melakukan uji coba pengiriman. Lakukan ini dengan mengirimkan email lamaran anda, lengkap dengan attachment-nya ke alamat email anda yang lainnya. Tentunya jangan kirimkan email percobaan tersebut ke email perusahaan yang anda tuju.

    Dengan melakukan uji coba terlebih dulu, maka anda dapat melihat sendiri hasil pengiriman email anda tersebut. Untuk kemudian dilakukan perbaikan-perbaikan bila diperlukan.

    Uji coba pengiriman email ini SANGAT DIPERLUKAN. Karena sering kali format email yang anda kirim berubah setelah sampai di alamat email lain. Misalkan mengirimkan email dari Yahoo ke Gmail, atau sebaliknya.

    Jika anda hanya mempunyai satu alamat email, anda bisa membuat alamat email baru di Yahoo, Gmail, atau Hotmail atau yang lainnya.